Jatuh yang Menaikkan Derajat

Hari ini mungkin kamu lagi jatuh. Gagal ujian, gagal usaha, gagal hubungan, atau sekadar ngerasa jadi versi terburuk dari diri sendiri. Dan dunia selalu bilang jatuh itu memalukan.
Tapi coba renungkan satu hal: sujud juga "jatuh". Wajah — bagian tubuh paling terhormat — ditempelkan ke tanah, posisi serendah-rendahnya manusia. Justru di posisi itulah Rasulullah ﷺ bersabda: keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa (HR. Muslim).
Menarik ya — dalam Islam, jatuh yang disengaja di hadapan Allah justru menaikkan derajat. Dan ini berlaku juga buat jatuhmu yang nggak disengaja: kegagalan yang bikin kamu kembali berdoa, musibah yang bikin kamu sadar butuh Allah, titik terendah yang akhirnya jadi titik balik. Berapa banyak orang yang justru ketemu Allah di titik terendahnya, bukan di puncaknya?
Jadi kalau hari ini kamu jatuh — jatuh sekalian ke posisi terbaik: sujud. Ceritakan semuanya di sana. Karena dari posisi terendah itulah, Allah mengangkat hamba-Nya paling tinggi.
— Kang Andri Lupias
Pembina Attasis Masjid Peradaban