← Kembali ke Gen Z Ngaji

Overthinking Sampai Jam 2 Pagi? Islam Punya Jawabannya

Overthinking Sampai Jam 2 Pagi? Islam Punya Jawabannya

Badan udah di kasur, tapi pikiran masih scrolling masalah hidup. Relate?

Mikirin masa depan, mikirin omongan orang, mikirin "kok hidup gue gini-gini aja ya?" Tenang, kamu nggak sendirian. Dan kabar baiknya: Islam udah ngasih "exit door"-nya dari 1400 tahun lalu.

1. Overthinking itu tanda kamu peduli, tapi...

Mikir itu bagus — Allah bahkan nyuruh kita ber-tafakkur. Tapi overthinking beda: mikirin hal di luar kendali kita berulang-ulang tanpa solusi. Capek di otak, nggak gerak di kaki.

2. Pisahin: mana bagianmu, mana bagian Allah

Bagianmu: ikhtiar, usaha, doa. Bagian Allah: hasil. Rasulullah ﷺ bersabda yang maknanya: ikatlah untamu, lalu bertawakkallah. Kerjain yang bisa kamu kerjain, sisanya serahin. Hasil itu bukan job desc kamu.

3. Dzikir = anti-anxiety alami

"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang." (QS Ar-Ra'd: 28)

Bukan quotes motivasi biasa — ini garansi langsung dari Pencipta hatimu.

4. Praktis malam ini

  • Tutup HP 30 menit sebelum tidur

  • Wudhu — sunnah, plus bikin rileks

  • Baca Al-Mulk atau minimal Ayat Kursi

  • Bilang ke diri sendiri: "Aku udah usaha hari ini. Sisanya, ya Allah, aku titip."

Overthinking bilang: "semua tergantung kamu." Tauhid bilang: "kamu cuma perlu berusaha, Allah yang pegang kendali." Mana yang lebih melegakan?

— Kang Andri Lupias
Pembina Attasis Masjid Peradaban